Kepuasan Kerja dalam Organisasi
Pilihan Ganda
1. Keadaan emosional karyawan di mana terjadi ataupun
tidak terjadi titik temu antara nilai balas jasa kerja karyawan dari perusahaan
dengan tingkat nilai balas jasa yang memang diinginkan oleh karyawan yang
bersangkutan adalah maksud dari…
a. Etika
profesi
b. Kepuasan
kerja
c. Manajemen
d. Seleksi
2. Balas
jasa kepada karyawan dapat berupa…
a. Financial
dan nonfinancial
b. Fleksibel
dan tidak fleksibel
c. Langsung
dan tidak langsung
d. Internal
dan eksternal
3. Setiap
reaksi keadaan jasmani dan rohani terhadap setiap perubahaan merupakan dasar
pengertian dari…
a. Orientasi
b. Manajemen
c. Stress
d. Pelatihan
4. Menurut
Drs. T. Handoko, stress dapat dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu…
a. On
the job stress dan off the job stress
b. Internal
stress dan eksternal stress
c. Direct
stress dan indirect stress
d. Normal
stress dan abnormal stress
5. Suatu
pembimbingan dan penyuluhan yang ditujukan kepada satu atau lebih karyawan yang
bersangkutan agar dapat menangani “stress” ataupun masalah yang dialami dengan tepat
dan sebaik-baiknya merupakan pengertian dari…
a. Konseling
b. Orientasi
c. Peluang
d. Seleksi
Essai
1. Jelaskan
pengertian dari Kepuasan Kerja!
Jawab :
Pengertian
dari Kepuasan Kerja dimaksudkan dengan Keadaan
emosional karyawan di mana terjadi ataupun tidak terjadi titik temu
antara nilai balas jasa kerja karyawan dari perusahaan/organisasi dengan
tingkat nilai balas jasa yang memang diinginkan oleh karyawan yang bersangkutan.
2. Apa
pengetian dari stress dalam Organisasi/Perusahaan?
Jawab :
Pengertian
stress oleh Drs. T. Handoko adalah Suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi
emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang. Dapat dikatakan bahwa stress yang
terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungan,
yang akhirnya mengganggu pelaksanaan tugas-tugasnya, berarti mengganggu
prestasi kerjanya.
Sebenarnya ada beberapa ahli yang kurang setuju
memaksukkan pengertian “ketegangan” dalam stress tersebut. Sebab, pada dasarnya
stress menurut mereka adalah setiap reaksi keadaan jasmani dan rohani terhadap
setiap perubahaan. Yang penting adalah bagaimana sikap kita dalam menghadapi
stress tersebut, yakni dengan tenang, baik dan tepat.
3. Sebutkan
2 kategori penyebab stress!
Jawab :
Ada 2 (dua) kategori
penyebab stress, yang dikemukakan oleh Drs. T. Hani Handoko, yakni :
a. On
the Job Stress. Penyebab stress yang terjadi di dalam perusahaan antara lain
adalah sebagai berikut:
·
Beban kerja yang
berlebihan
·
Tekanan atau desakan waktu
·
Kualitas supervise
·
Iklim politis yang tidak
aman
·
Umpan balik tentang pelaksanaan
kerja yang tidak memadai
·
Wewenang yang tidak
mencukupi untuk melaksanakan tanggung jawab
·
Kemenduaan peranan (role
ambiguity)
·
Frustasi
·
Konflik antarpribadi dan
antarkelompok
·
Perbedaan antara
nilai-nilai perusahaan dan karyawan
·
Berbagai bentuk
perubahan.
b. Off
the Job Stres. Stress yang terjadi diluar perusahaan yang berpengaruh dari diri
karyawan, antara lain adalah sebagai berikut:
·
Kekuatan financial
·
Maslaah-masalah yang
bersangkutan dengan anak
·
Masalah-masalah fisik
·
Masalah-masalah
perkawinan (missal : perceraian)
·
Perubahan-perubahan yang
terjadi di tempat tinggal
·
Masalah-masalah pribadi
lainnya (misalnya : kematian anak/sanak keluarga dsb)
4. Apa
sajakah reaksi yang timbul saat terjadi stress?
Jawab :
Reaksi
seseorang terhadap suatu stress bermacam-macam tergantung pada kemampuan
pengendalian diri dari individu-individu yang bersangkutan. Ada beberapa reaksi
terhadap stress sebagai berikut :
a. Murung,
sedih seakan-akan tidak ada jalan keluar yang dapat ditembus dalam mengatasi
stress.
b. Tenang
(calm) dan penuh kewaspadaan dalam mencari jalan keluar yang terbaik yang dapat
ditembus.
c. Dingin,
tak peduli dan tak ambil pusing meskipun dirasakan ada suatu stress
d. Agresif
dan bereaksi cepat dalam upaya mengatasi stress, tanpa ragu-ragu cepat
melangkah dalam mencari jalan keluar.
5. Jelaskan
apa yang dimaksud dengan konseling dan sebutkan fungsinya!
Jawab :
Suatu
konseling berarti Suatu pembimbingan dan penyuluhan yang
ditujukan kepada satu atau lebih karyawan yang bersangkutan agar dapat
menangani “stress” ataupun masalah yang dialami dengan sebaik-baiknya dan
setepat-tepatnya. Dengan harapan karyawan yang bersangkutan menjadi lebih
efektif dalam memecahkan masalah-masalah mereka.
Fungsi-fungsi Konseling
yang perlu diketahui oleh setiap perusahaan, sebagai berikut:
·
Pemberi nasihat, dimaksudkan
untuk ,mengarahkan mereka dalam pelaksanaan serangkaian kegiatan yang diinginkan
·
Penentram hati, karena
mereka diyakinkan kemampuannya untuk mengerjakan serangkaian kegiatan dan
mereka didorong untuk mencobanya
·
Komunikasi, dapat
menciptakan komunikasi ke atas/ke manajer ataupun menginterpretasikan masalah
manajemen dan menjelaskannya kepada karyawan
·
Pengenduran ketegangan
emosional
·
Penjernihan pemikiran,
konseling membantu seseorang untuk berpikir lebih jernih tentang berbagai
masalah mereka
·
Reorientasi, sangat
membantu para karyawan mengubah nilai-nilai mereka dan lebih menyadari keterbatasan-keterbatasan
mereka.
Kunci Jawaban :
Pilihan Ganda
1.
B
2.
A
3.
C
4.
A
5.
A
Referensi :
Susilo Martoyo, S.E.
"Manajemen Sumber Daya Manusia". BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1998.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar