Selasa, 05 November 2019

Tulisan 13


Pemutusan Hubungan Kerja


Pilihan Ganda
1.       Berakhirnya hubungan kerja sama antara karyawan dengan perusahaan, baik karena ketentuan yang telah disepakati, atau mungkin berakhir di tengah karier adalah pengertian dari…
a.       Orientasi Kerja
b.       Selektif
c.       Pelatihan Karyawan
d.       Pemutusan Hubungan Kerja
2.       Pemberhentian Karyawan (Pemutusan hubungan Kerja) diatur dalam UU No…
a.       13 Tahun 2003
b.       13 Tahun 2004
c.       13 Tahun 2005
d.       13 Tahun 2006
3.       Menurut Drs. Manullang ada 3 sebab utama yang mengakibatkan pemberhentian personil, yaitu kecuali…
a.       Karena mampu menghandle stress
b.       Karena keinginan karyawan
c.       Karena keinginan perusahaan
d.       Karena Pensiun
4.       Karena Karyawan tidak mampu menyelesaikan tugasnya merupakan alasan pemberhentian karena keinginan….
a.       Karyawan
b.       Pemerintah
c.       Direktur
d.       Perusahaan
5.       Penghargaan yang berupa jaminan di hari tua yang diberikan kepada Pegawai Negeri atas jasa-jasanya selama pengabdian dalam Dinas Pemerintah adalah pengertian dari…
a.       Seleksi
b.       Pelatihan
c.       Pensiun
d.       orientasi

Essai
1.       Apa itu Pemutusan Hubungan Kerja?
Jawab :
Pemutusan Hubungan Kerja adalah saat berakhirnya hubungan kerja sama antara karyawan dengan perusahaan, baik karena ketentuan yang telah disepakati, atau mungkin berakhir di tengah karier.

2.       Sebutkan UU yang mengatur tentang PHK!
Jawab :
Pemutusan Hubungan Kerja diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003, strukturnya sebagai berikut:
Terdiri dari 18 Bab, 193 pasal.
·         Bab I Ketentuan Umum
·         Bab II Landasan, Asas, dan Tujuan
·         Bab III Kesempatan dan Perlakuan Sama
·         Bab IV Perencanaan Tenaga Kerja dan Informasi Ketenagakerjaan
·         Bab V Pelatihan Kerja
·         Bab VI Penempatan Tenaga Kerja
·         Bab VII Perluasan Kesempatan Kerja
·         Bab VIII Penggunaan Tenaga Kerja Asing
·         Bab IX Hubungan Kerja

3.       Jelaskan apa saja penyebab utama yang mengakibatkan Pemberhentian kerja!
Jawab :
Menurut Drs. Manullang ada 3 sebab utama yang mengakibatkan pemberhentian personil, yaitu:
Ø  KARENA KEINGINAN PERUSAHAAN
Ø  KARENA KEINGINAN KARYAWAN
Ø  KARENA KEINGINAN LAIN-LAIN
§  PENSIUN
§  KONTRAK KERJA BERAKHIR
§  KESEHATAN KARYAWAN
§  MENINGGAL DUNIA
§  PERUSAHAAN DILIKUIDASI
§  UNDANG-UNDANG

4.       Apa itu pensiun? Jelaskan!
Jawab :
Pensiun adalah penghargaan yang berupa jaminan di hari tua yang diberikan kepada Pegawai Negeri atas jasa-jasanya selama pengabdian dalam Dinas Pemerintah. Jaminan hari tua ini berupa sejumlah uang yang diberikan kepada Pegawai Negeri atau keluarganya setiap bulan.

5.       Jelaskan macam-macam dari pensiun!
Jawab :
Berdasarkan kepada siapa yang menerima pensiun itu, kita dapati macam – macam pensiun sebagai berikut :
1)      Pensiun Pegawai Negeri
Pensiun Pegawai Negeri ialah pensiun yang diberikan kepada Pegawai Negeri yang diberhentikan dengan hak pensiun. Dengan demikian, penerima pensiun adalah Pegawai Negeri yang bersangkutan.
2)      Pensiun janda/duda
Pensiun janda/duda ialah pensiun yang di berikan kepada istri/suami Pegawai Negeri yang meninggal dunia; baik meninggalnya pada saat Pegawai Negeri tersebut belum pensiun tetapi mempunyai hak pensiun, maupun meninggalnya setelah menjalani pensiun. Jika isterinya lebih dari satu, maka pensiun diberikan kepada yang paling lama menjadi isterinya.
3)      Pensiun anak
Pensiun anak ialah pensiun yang diberikan kepada anak/anak-anak dari seorang pegawai negeri atau pensiunan pegawai negeri yang meninggal dunia dimana penerima pensiun janda/duda sudah tidak ada lagi. Pemberian pensiun anak terbatas sampai usia 18 tahun atau sudah kawin.
4)      Pensiun orang tua
Apabila seorang pegawai negeri yang berhak pensiun meninggal dunia, dan tidak ada ahli waris yang berhak menerima pensiun, maka pensiunnya diberikan kepada orang tuanya.

Kunci Jawaban :
Pilihan Ganda
1.      D
2.      A
3.      A
4.      D
5.      C

Referensi :
Susilo Martoyo, S.E. "Manajemen Sumber Daya Manusia". BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1998.

Tulisan 4


Penarikan Sumber Daya Manusia




1.       Proses pencarian dan ‘pemikatan’ para calon karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan adalah definisi dari...
a.       Penarikan
b.       Seleksi
c.       Orientasi
d.       Manajemen
2.       Untuk memberikan kepada karyawan sekarang kesempatan pertama untuk mengisi lowongan-lowongan pekerjaan adalah maksud dari...
a.       Kebijakan Promosi
b.       Kebijakan eksternal
c.       Kebijakan kompensasi
d.       Kebijakan jabatan
3.       Untuk menyesuaikan dengan fluktuasi kebutuhan personalia jangka pendek, perusahaan bisa menarik karyawan honorer yang dibayar secara harian atau per jam adalah fungsi dari...
a.       Nepotisme
b.       Leasing
c.       Pengiklanan
d.       Open House
4.       Berikut ini adalah bagian-bagian dari blanko lamaran kerja, kecuali...
a.       Data pribadi
b.       Nepotisme
c.       Pendidikan dan keterampilan
d.       Pengalaman kerja
5.       Perusahaan dapat mengetahui apakah pelamar adalah seorang yang senang berpindah-pindah pekerjaan atau cenderung menjadi karyawan yang “setia” adalah salah satu tujuan dari bagian blanko lamaran,yaitu...
a.       Data pribadi
b.       Pengalaman kerja
c.       Status pekerjaan
d.       Data Pribadi
Essai
1.       Jelaskan apa itu penarikan sumber daya manusia!
Jawab :
              Penarikan (recruitment) adalah proses pencarian proses pencarian dan ‘pemikatan’ para calon karyawan (pelamar) yang mampu untuk melamar sebagai karyawan. Proses ini dimulai ketika para pelamar dicari dan berakhir bila lamaran-lamaran (aplikasi) mereka diserahkan. Hasilnya adalah sekumpulan pencari kerja dari mana para karyawan baru diseleksi.

2.       Sebutkan kebijakan-kebijakan Organisasional!
Jawab :
Di antara kebijaksanaan-kebijaksanaan organisasional penting yang akan mempengaruhi penarikan adalah :
·        Kebijaksanaan Promosi
·        Kebijaksanaan Kompensasi
·        Kebijaksanaan Status Karyawan
·        Kebijaksanaan Penerimaan Tenaga Lokal

3.       Apa saja saluran-saluran penarikan?
Jawab :
Perusahaan dan pelamar biasanya memanfaatkan sejumlah terbatas saluran yang tersedia. Berbagai saluran atau sumber yang dapat digunakan untuk penarikan karyawan adalah :
1)      Walk-ins
2)      Rekomendasi dari karyawan (Employee Referrals)
3)      Pengiklanan
4)      Agen-agen penempatan Tenaga Kerja
5)      Lembaga-lembaga Pendidikan
6)      Organisasi-organisasi Karyawan
7)      Leasing
8)      Nepotisme
9)      Asosiasi-asosiasi Profesional
10)   Operasi-operasi militer
11)   Open House

4.       Jelaskan Rencana-rencana Sumber Daya Manusia!
Jawab :
Rencana Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam proses penarikan. Dengan merinci persediaan keterampilan, rencana latihan dan pengembangan serta promosi dan transfer,rencana personalia menguraikan pekerjaan-pekerjaan mana yang harus dipenuhi melalui penarikan penarikan dan mana yang akan diisi secara internal. Rencana ini membantu proses penarikan karena meringkas kebutuhan-kebutuhan penarikan di waktu yang akan datang

5.       Apa saja bagian dari Blanko Lamaran Pekerjaan?
Jawab :
Bagian-bagian pokok blanko lamaran dapat diuraikan sebagai berikut :
·        Data Pribadi
·        Pendidikan dan Keterampilan
·        Pengalaman Keja
·        Status Pekerjaan
·        Keanggotaan Organisasi, Penghargaan dan Hobi
·        Referensi
·        Tanda Tangan
Kunci Jawaban :
Pilihan Ganda
1.       A
2.       A
3.       B
4.       B
5.       B

Referensi :
Susilo Martoyo, S.E. "Manajemen Sumber Daya Manusia". BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1998.


Tulisan 3


Desain Pekerjaan dan Analisis Pekerjaan



Pilihan Ganda
1.       Fungsi penetapan kegiatan-kegiatan kerja seorang individu atau kelompok karyawan secara organisasional adalah pengertian dari...
a.       Pelatihan kerja
b.       Seleksi kerja
c.       Desain Pekerjaan
d.       Analisis Pekerjaan
2.       Secara sistematik mengumpulkan, mengevaluasi dan mengorganisasi informasi tentang pekerjaan-pekerjaan adalah cara kerja...
a.       Analisis Pekerjaan
b.       Pelatihan
c.       Seleksi
d.       Organisasi
3.       Berikut ini adalah elemen-elemen dalam desain pekerjaan, kecuali…
a.       Elemen Organisasional
b.       Elemen Karier
c.       Elemen Lingkungan
d.       Elemen Keperilakuan

4.       Yang berarti mempunyai tanggung-jawab atas apa yang dilakukan adalah definisi dari...
a.       Otonomi
b.       Spesialisasi
c.       Seleksi
d.       Organisasi
5.       Pendekatan dengan melakukan pengamatan visual secara langsung terhadap pada karyawan selama mereka melaksanakan tugas-tugasnya merupakan...
a.       Kuesioner
b.       Observasi
c.       Kombinasi
d.       Wawancara

Essai
1.       Jelaskan apa itu Definisi Pekerjaan dan Analisis Pekerjaan!
Jawab : 
Desain pekerjaan adalah fungsi penetapan kegiatan-kegiatan kerja seorang individu atau kelompok karyawan secara organisasional. Tujuannya adalah untuk mengatur penugasan-penugasan kerja yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi, teknologi, dan keperilakuan.
              Analisis pekerjaan adalah secara sistematik mengumpulkan, mengevaluasi dan mengorganisasi informasi tentang pekerjaan-pekerjaan.

2.       Sebutkan Elemen-elemen dalam desain pekerjaan!
Jawab :
Berikut ini adalah elemen-elemen dalam desain pekerjaan, yaitu :
·        Elemen-elemen Organisasional
·        Elemen-elemen Lingkungan
·        Elemen-elemen Keperilakuan

3.       Sebutkan Elemen keperilakuan dalam desain pekerjaan!
Jawab :
Ada beberapa elemen keperilakuan yang perlu dipertimbangkan dalam desain pekerjaan, yaitu :
·        Otonomi
·        Variasi
·        Identitas Tugas
·        Umpan balik

4.       Jelaskan apa itu rotasi jabatan!
Jawab :
Rotasi Jabatan adalah memindahkan para karyawan dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lain. Pekerjaan -pekerjaan itu sendiri secara nyata tidak berubah; hanya para karyawan yang berputar. Rotasi mengatasi sifat monoton dari pekerjaan yang sangat terspesialisasi melalui pemberian kesempatan untuk menggunakan berbagai keterampilan dan kecakapan lain.

5.       Sebutkan teknik dasar dalam pengumpulan data!
Jawab :
Ada 5 (lima) teknik dasar yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data :
1)      Observasi
Metode ini merupakan pendekatan dengan melakukan pengamatan visual secara langsung terhadap pada karyawan selama mereka melaksanakan tugas-tugasnya
2)      Wawancara
Wawancara tatap muka merupakan suatu cara efektif untuk mengumpulkan informasi pekerjaan.
3)      Kuesioner
Berguna bila waktu merupakan faktor penting dan memungkinkan banyak pekerjaan dapat dipelajari secara bersamaan dan dengan biaya yang relatif murah.
4)      Logs
Prosedur ini mirip dengan teknik kuesioner, di mana individu yang memegang posisi diminta untuk memberikan informasi. Perbedaannya terletak pada kenyataan bahwa log terdiri dari catatan yang disimpan karyawan pelaksana tugas-tugas.
5)      Kombinasi
Kombinasi terbaik adalah observasi dan wawancara, karena hal itu memberikan serangkaian data pekerjaan yang paling akurat dan lengkap.

Kunci Jawaban :
Pilihan Ganda
1.      C
2.      A
3.      B
4.      A
5.      B

Referensi :
Susilo Martoyo, S.E. "Manajemen Sumber Daya Manusia". BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1998.


Minggu, 03 November 2019

Tulisan 12


Hubungan Serikat Karyawan Manajemen


Pilihan Ganda
1.      wadah organisasi dalam lingkungan kegiatan karyawan, yang fungsinya sebagai alat perjuangan kolektif karyawan dalam rangka memelihara, memantapkan , menstabilkan ataupun memantapkan kondisi-kondisi organisasi adalah maksud dari…
a.       Serikat Karyawan
b.      Orientasi karyawan
c.       Seleksi karyawan
d.      Pelatihan karyawan
2.      Salah satu cara perjuangan karyawan dalam menghadapi manajemen adalah…
a.       Meminimalkan biaya kerja lembur
b.      Perundingan dengan pihak manajemen
c.       Mengurangi kemungkinan intervensi Pemerintah
d.      Mengatur program-program kesehatan dan keamanan
3.      Untuk memungkinkan karyawan mengatasi ketidakpuasaan mereka terhadap berbagai kondisi organisasi/perusahaan merupakan salah satu … yang harus kita lihat dari sudut kepentingan karyawan sendiri.
a.       Seleksi
b.      Orientasi
c.       Landasan pertimbangan
d.      Pelatihan
4.      untuk melindungi para karyawan, menigkatkan kesejahteraan mereka, menuntut kenaikan gaji, memperbaiki kondisi-kondisi kerja dan membantu karyawan pada umumnya merupakan definisi dari…
a.       Directive Counseling
b.      Coorporative
c.       Social Unionism
d.      Business Unionism
5.      Suatu proses di mana para wakil (representative) karyawan dan pihak manajemen bertemu dan bermaksud untuk merundingkan (negosiasi) suatu perjanjian yang mengatur hubungan-hubungan kedua pihak di waktu mendatang adalah pengertian dari…
a.       Collective Bargaining
b.      Directive Counseling
c.       Coorporative Counseling
d.      Social Unionism

Essai
1.      Jelaskan pengertian dari Serikat Karyawan!
Jawab :
Pengertian. Serikat karyawan merupakan wadah organisasi dalam lingkungan kegiatan karyawan, yang fungsinya sebagai alat perjuangan kolektif karyawan dalam rangka memelihara, memantapkan , menstabilkan ataupun memantapkan kondisi-kondisi organisasi yang langsung atau tak langsung berpengaruh pada kesejahteraan social maupun ekonomi karyawan.

2.      Sebutkan cara-cara apa saja yang dapat ditempuh karyawan dalam menghadapi Manajemen!
Jawab :
Dengan kata lain serikat karyawan merupakan alat perjuangan karyawan secara kolektif menghadapi manajemen. Dalam perjuangan tersebut berbagai cara ditempuh antara lain:
a.    Mengajukan pendapat dan saran-saran
b.   Perundingan dengan pihak manajemen
c.   Mengajukan keberatan-keberatan ataupun protes atas sesuatu pengaturan yang tidak adil terhadap karyawan dan sebagainya.

3.      Jelaskan Konsep pergerakan serikat karyawan menurut Drs. T. Hani Handoko!
Jawab :
Konsep pergerakan serikat karyawan. Drs. T. Hani Handoko mengemukakan dalam bukunya, bahwa ada dua konsep pergerakan serikat karyawan yang berbeda, yang disebut sebagai berikut:

a.       Bussines Unionism. Yakni bila misi pergerakan serikat karyawan tersebut adalah untuk melindungi para karyawan, menigkatkan kesejahteraan mereka, menuntut kenaikan gaji, memperbaiki kondisi-kondisi kerja dan membantu karyawan pada umumnya.
b.      Social Unionism. Yakni bila misi serikat karyawan tersebut bertujuan pada kebijkan-kebijakan social, ekonomi dan politik yang lebih luas.
Kedua jenis pergerakan serikat karyawan ini jelas berpengaruh terhadap pihak manajemen. Pada umumnya kepentingan dominan yang diperjuangkan oleh serikat karyawan adalah segi ekonomi karyawan, namun tidak berarti segi sosialnya tidak diperhatikan. Adanya aktivitas suatu serikat karyawan dalam organisasi/perusahaan, menunjukan suatu “barometer” sejauh mana pihak manajemen mengendalikan organisasi/perusahaan beserta karyawannya. Makin tidak terjadi gejolak pergerakan karyawan, kemungkinan yang ada adalah makin baiknya pengendalian dan pembinaan organisasi/perusahaan oleh pihak manajemen. Hal seperti inilah yang memang didambakan oleh para karyawan.

4.      Sebutkan langkah penting yang perlu atau sebaiknya lakukan oleh pihak manajemen!
Jawab :
Langkah yang perlu di ambil. Untuk memungkinkan keadaan sebagaimana tersebut diatas, maka langkah penting yang perlu atau sebaliknya lakukan oleh pihak manajemen adalah sebagai berikut:
a.       Merancang pekerjaan-pekerjaan yang secara pribadi memuaskan para karyawan.
b.      Mengembangkan rencana-rencana yang memaksimumkan berbagai kesempatan individual di samping meminimumkan kemungkinan pemutusan hubungan kerja.
c.       Memilih para karyawan yang “qualified”
d.      Menetapkan standar-standar prestasi kerja yang adil (fair), mempunyai arti dan obyektif.
e.       Melatih para karyawan dan manajer sehingga memungkinkan mereka untuk mencapai tingkat pretasi yang diharapkan.
f.        Menilai dan mengharhai perilaku atas dasar prestasi kerja nyata para karyawan.
Apabila langkah-langkah tersebut, antara lain tidak dilakukan, memungkinkan yang ada adalah karyawan bergerak membentuk serikat karyawan dengan segala aktivitasnya.

5.      Jelaskan pengertian dan Proses dari Perundingan Kolektif (Collective Bargaining) !
Jawab :
Perundingan Kolektif (Collective Bargaining). Pihak manajemen sewajarnya memang perlu memberi kesempatan pada para karyawan untuk dapat mengadakan perundingan dengan pihak manajemen bila ada permasalahan yang cukup serius. “Collective Bargaining” itu sendiri berarti: “ Suatu proses di mana para wakil (representative) karyawan dan pihak manajemen bertemu dan bermaksud untuk merundingkan (negosiasi) suatu perjanjian yang mengatur hubungan-hubungan kedua pihak di waktu mendatang”. Biasanya pokok perundingan adalah mengenai penetapan syarat-syarat hubungan kerja, kondisi kerja, promosi, pemutusan hubungan kerja, hak-hak manajemen dan sebagainya
Proses Perundingan Kolektif. Proses perundingan Kolektif mempunyai tiga tahap sebagai berikut:
a.       Tahap Persiapan Negosiasi. Merupakan tahap pertama yang paling kritis.
b.      Tahap Perundingan. Merupakan tahap kedua yang sangat tergantung kepada kesediaan dan kesiapan kedua belah pihak.
c.       Tahan Lanjutan/Administrasi. Merupakan kegiatan “follow up”, yaitu administrasi perjanjian (kontrak) kerja.


Kunci Jawaban :
Pilihan Ganda
1.      A
2.      B
3.      C
4.      D
5.      A

Referensi :
Susilo Martoyo, S.E. "Manajemen Sumber Daya Manusia". BPFE-Yogyakarta. Yogyakarta. 1998.


JAWABAN UTS MANAJEMEN PERPAJAKAN