Film, juga dikenal sebagai movie,
gambar hidup, film teater atau foto bergerak, merupakan
serangkaian gambar diam, yang ketika ditampilkan pada layar akan menciptakan
ilusi gambar bergerak karena efek fenomena phi. Ilusi optik ini memaksa
penonton untuk melihat gerakan berkelanjutan antar objek yang berbeda secara
cepat dan berturut-turut . Proses pembuatan film merupakan gabungan dari seni
dan industri. Sebuah film dapat dibuat dengan memotret adegan sungguhan dengan
kamera film; memotret gambar atau model miniatur menggunakan teknik animasi
tradisional; dengan CGI dan animasi komputer; atau dengan kombinasi beberapa
teknik yang ada dan efek visual lainnya.
Genre
adalah sebutan untuk membedakan berbagai jenis film. Film bisa jadi bersifat
fiksi (dibuat-buat) atau kisah nyata ataupun campuran keduanya. Walaupun
ratusan film dibuat setiap tahunnya tetapi hanya sedikit film hanya menggunakan
satu genre kebanyakan menggabungkan dua genre atau lebih.
Dalam Blog ini saya hanya akan
membahas secara khusus film yang memiliki genre science fiction (fiksi ilmiah)
Fiksi ilmiah adalah suatu
bentuk fiksi spekulatif yang terutama membahas tentang pengaruh sains dan
teknologi yang diimajinasikan terhadap masyarakat dan para individual. Batasan
dari genre ini tidak pernah diterangkan dengan jelas, dan garis pembatas antara
sub-genre-nya tidaklah tetap.
Banyak yang menyingkatkan kata fiksi ilmiah
"sci-fi" (bahasa Inggris: science fiction) atau "SF".
Sci-Fi
sendiri adalah salah satu genre dari cerita fiksi (fiction) yang mempunyai ciri
khusus yaitu elemen imajinasinya berkaitan erat dan mempunyai kemungkinan untuk
dijelaskan menggunakan science atau kemajuan teknologi yang berdasarkan pada
hukum alam, hukum-hukum fisika, kimia, biologi dll.
Saya
sangat menyukai genre film Sci-Fi karena sangat menarik apabila menyaksikan
sebuah film yang menyalurkan imajinasi kita terhadap suatu hal yang sekiranya
fiksi dan tak nyata namun kita dapat menikmati hal tersebut di dalam sebuah
film.
Banyak
sekali film bergenre Sci-fi yang membuat saya takjub dan menjadi favorit saya
karena hal – hal yang dikemas di dalam film tersebut tidak mengecewakan
ekspektasi yang telah saya buat sebelum menonton film tersebut. Disitulah
kekuatan dari sebuah film yang bergenre Sci-fi. Dengan adanya genre ini kita
dapat membayangkan hal – hal yang masih menjadi imajinasi samar yang ada
dibenak kita.
Genre
Sci-fiction yang membahas tentang future
atau masa depan dan segala teknologinya menjadi salah satu favorit saya. Karena
dengan begitu saya merasa memiliki bayangan terhadap apa yang akan terjadi di
masa depan dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini. Apa yang
sekiranya akan terjadi di masa depan, melalui film tersebut kita mendapatkan
gambaran fiksinya. Dan biasanya film – film tersebut dikemas dengan bagus dan
menjadikan sebuah film yang benar – benar layak untuk memuaskan ekspektasi kita
terhadap bayangan sebuah masa depan.
Berikut ini contoh film Sci-fi yang menjadi
favorit saya :
1. Interstellar
(2014)
2. Elysium
(2013)
3. Tomorrowland
(2015)
4. Avatar
( 2009)
5. Wall-E
(2008)











