Pengertian Marketing Mix
Pada dasarnya pengertian
marketing mix tidak jauh berbeda dengan pengertian marketing umumnya, mupun
pengertian pemasaran biasanya. Namun konsep marketing mix, menawarkan sedikit
perbedaan dengan kedua pengertian marketing-pemasaran tersebut. Dimana teori
marketing mix lebih mengedepankan pembauran (gabungan) teori pemasaran atau
marketing pada umumnya, dalam memasarkan produk (barang) maupun jasa.
Pengertian marketing mix
adalah menjalankan kegiatan pemasaran yang dilakukan secara terpadu. Artinya
kegiatan ini dilakukan secara bersama (gabungan) di antara elemen-elemen yang
ada dalam marketing mix itu sendiri. Karena dalam konsepnya, setiap elemen
pemasaran tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, tanpa didukung oleh elemen
lainnya.
Konsep 7P dalam Marketing Mix
Marketing mix pada produk barang yang kita kenal selama ini berbeda
dengan produk jasa. Marketing mix pada produk jasa mencakup 4P (Product, Price,
Place, Promotion). Sedangkan untuk jasa keempat hal tersebut dirasa masih
kurang mencukupi. Untuk produk jasa ditambah lagi 3 unsur yaitu People,
Process, Physical Environment. Semua unsure-unsur ini saling mempengaruhi satu
sama lain sehingga bila salah satu tidak tepat pengorganisasiannya akan
mempengaruhi strategi pemasaran secara keseluruhan
Product (Produk)
Produk adalah barang atau jasa yang didesain sedemikian rupa
dengan tujuan untuk dipasarkan. Produk yang berkualitas akan memiliki nilai
jual tinggi, serta akan mampu menarik calon pelanggan untuk membelinya. Hal-hal
yang perlu diperhatikan dalam menentukan produk/jasa yaitu: fungsi; kualitas;
kemasan; penampilan; layanan; dukungan; dan garansi.Price (Harga)
Setelah produk dan jasa yang kita ingin pasarkan telah ada, barulah kita menetukan harga jual produk/jasa kita tersebut. Harga adalah besaran uang yang harus diberikan oleh pelanggan kepada kita, untuk dapat menggukan produk atau jasa kita. Harga ini bisa saja murah atau mahal, hal ini disesuaikan dengan target market kita.
Place (Tempat)
Tempat (place) juga berpengaruh terhadap keberhasilan
pemasaran. Tempat yang strategis akan lebih mengundang banyak pelanggan baru,
ketimbang tempat yang sulit dijangkau oleh pelanggan. Tentukanlah tempat yang
tepat untuk toko produk/jasa kita. Yang perlu diperhatikan dalam menentukan
tempat adalah lokasi mudah dijangkau, strategis dan jangkauan dukungan seperti
website, telepon ,dll.
Promotion (Promosi)
Promosi adalah hal terpenting dalam
proses marketing. Kunci keberhasilan dalam proses pemasaran ditentukan oleh
promosi ini. Karena promosilah yang pada dasarnya menawarkan produk atau jasa
kita dipilih dan dibeli oleh pelanggan. Dalam melakukan promosi, ada beberapa
hal yang umumnya dilakukan seperti periklanan, penjualan
langsung, public relations (hubungan masyarakat), media, serta
penentuan anggaran.
People (orang)
adalah semua orang yang terlibat aktif dalam pelayanan dan
mempengaruhi persepsi pembeli, nama, pribadi pelanggan, serta
pelanggan-pelanggan lain yang ada dalam lingkungan service (layanan) jasa
tersebut. People termasuk kegitan untuk karyawan mulai dari rekrutmen, diklat
(pendidikan dan pelatihan), motivasi, balas jasa, kerja sama, serta pelanggan
(customers )dan colon pelanggan.
Physical Evidence (bukti fisik)
adalah
bukti keberadaan prusahaan. Seperti halnya simbol prusahaan, moto, visi, misi,
fasilitas yang dimiliki (gedung kantor, dll.), laporan (keuangan,
dokumen-dokumen, dll.), kartu nama, seragam karyawan, jaminan perusahaan, dan
kekayaan perusahaan.
Process (proses)
yaitu keterlibatan pelanggan
(customers) dalam pelayanan jasa, proses aktivitas, standar pelayanan,
kesederhanaan, atau kompleksitas prosedur kerja yang ada di lingkungan prusahan
jasa tersbut.
Pengaruh Marketing mix dalam suatu barang
Marketing mix memang berlaku bagi semua barang / produk yang dijual. Namun,
produk sendiri terbagi menjadi dua yaitu produk nyata bisa dilihan dan produk
tidak nyata atau jasa hanya bisa dirasakan tapi tidak bisa dilihat, Dalam hal
produk perlu diperhatikan kualitas, layanan, dan lain-lain karena konsumen
ketika membeli bukan hanya sekedar ingin tapi juga membutuhkan dan harus kita
perhatikan kualitas konsumen terhadap produk yang ditawarkan,
Orientasi pasar dalam suatu perusahaaan
Perusahaan yang mengadakan orientasi
pasar cenderung akan menekankan kepada penjualan barang / jasa demi
kelangsungan perusahaan, Perusahaan juga akan ditekan untuk dapat menjual
produk mereka dengan berbagai cara, keuntungannya sendiri juga dari hasil
banyaknya produk yang berhasil terjual. Semakin lama pasti akan semakin banyak
saingan produk yang dihasilkan oleh perusahaan lain dengan produk yang sama,
saat ini lah berubah dari orientasi produk menjadi orientasi pada pasar, Jika
dilihat dari keberhasilan bisnis dalam jangka panjang, maka perusahaan yang
tidak melakukan orintasi terhadap pasar lah yang akan bertahan. Perusahaan ini
harus melakukan orientasi terhadap produk agar usahanya tetap berjalan dan
hidup, maka perusahaan yang cenderung tidak menggunakan orientasi pada pasar
menspesialisasikan untuk mengembangkan produk / jasa yang mereka buat. Usaha
yang dilakukan adalah bagaimana cara mereka untuk meningkatkan daya saing
produk di pasaran. Contohnya adalah Go-Jek, Setelah Go-Jek mulai terkenal di
Indonesia, banyak perusahaan asing yang masuk ke Indonesia dengan bidang yang
sama, yaitu penyelenggara transportasi. Dalam kasus ini, Go-Jek tidak tinggal
diam, mereka berinovasi dengan fitur-fitur yang belum ada pada perusahaan asing
pesaing nya. Mereka menyediakan fitur selain transportasi, seperti Go-Food,
dimana kita bisa memesan makanan seperti delivery pada restoran tertentu tapi
kita bisa memesan berbagai macam makanan di daerah sekitar tempat tinggal kita.
Fitur ini sangat memberikan kepuasan terhadap konsumen Go-Jek, inovasi ini
terbilang tepat karena rata-rata orang Indonesia adalah konsumen. Disamping
memudahkan konsumen, dimana orang Indonesia cenderung lebih suka dilayani
daripada melayani dirinya sendiri contohnya dengan memesan makanan pada
aplikasi Go-Jek in, konsumen tidak usah keluar rumah untuk membeli makan, cukup
memesan, menunggu dan membayar jasa serta makanan yang kita beli.
- Masalah
harga bagi perusahaan dapat memberikan dorongan
kepada perusahaan dikarenakan perusahaan dituntut untuk membuat suatu produk
dengan harga sedikit mungkin, tanpa mengurangi kualitas, sehingga sampai dengan
konsumen dengan harga yang tidak cukup tinggi atau murah. Disamping ini juga
perusahaan dituntut agar tidak rugi. Diperlukan peranan penting dalam produksi
sebuah produk pada perusahaan. Bagian yang paling terpenting adalah bagian yang
menyelenggarakan bahan pokok produk, sehingga mereka ditekankan untuk dapat
bekerja sama dengan penyelenggara bahan pokok sehingga tercapailah bahan pokok
produksi yang terbilang murah.
- Pengaruh harga bagi konsumen sangatlah penting untuk menetapkan pembelian adalah mayoritas konsumen yang cenderung sensitif terhadap harga, namun juga mementingkan kualitas, merk, kualitas, kuantitas. Pendapat para konsumen tentang kualitas juga cenderung dipengaruhi oleh harga. Jika harga sebuah barang itu mahal, maka sudah pasti kualitas produknya sangat baik.