Senin, 28 November 2016

Tugas 7

Pengertian Marketing Mix

Pada dasarnya pengertian marketing mix tidak jauh berbeda dengan pengertian marketing umumnya, mupun pengertian pemasaran biasanya. Namun konsep marketing mix, menawarkan sedikit perbedaan dengan kedua pengertian marketing-pemasaran tersebut. Dimana teori marketing mix lebih mengedepankan pembauran (gabungan) teori pemasaran atau marketing pada umumnya, dalam memasarkan produk (barang) maupun jasa.
Pengertian marketing mix adalah menjalankan kegiatan pemasaran yang dilakukan secara terpadu. Artinya kegiatan ini dilakukan secara bersama (gabungan) di antara elemen-elemen yang ada dalam marketing mix itu sendiri. Karena dalam konsepnya, setiap elemen pemasaran tidak dapat berjalan sendiri-sendiri, tanpa didukung oleh elemen lainnya.

Konsep 7P dalam Marketing Mix

Marketing mix pada produk barang yang kita kenal selama ini berbeda dengan produk jasa. Marketing mix pada produk jasa mencakup 4P (Product, Price, Place, Promotion). Sedangkan untuk jasa keempat hal tersebut dirasa masih kurang mencukupi. Untuk produk jasa ditambah lagi 3 unsur yaitu People, Process, Physical Environment. Semua unsure-unsur ini saling mempengaruhi satu sama lain sehingga bila salah satu tidak tepat pengorganisasiannya akan mempengaruhi strategi pemasaran secara keseluruhan

Product (Produk)
Produk adalah barang atau jasa yang didesain sedemikian rupa dengan tujuan untuk dipasarkan. Produk yang berkualitas akan memiliki nilai jual tinggi, serta akan mampu menarik calon pelanggan untuk membelinya. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan produk/jasa yaitu: fungsi; kualitas; kemasan; penampilan; layanan; dukungan; dan garansi.

Price (Harga)
Setelah produk dan jasa yang kita ingin pasarkan telah ada, barulah kita menetukan harga jual produk/jasa kita tersebut. Harga adalah besaran uang yang harus diberikan oleh pelanggan kepada kita, untuk dapat menggukan produk atau jasa kita. Harga ini bisa saja murah atau mahal, hal ini disesuaikan dengan target market kita.

Place (Tempat)
Tempat (place) juga berpengaruh terhadap keberhasilan pemasaran. Tempat yang strategis akan lebih mengundang banyak pelanggan baru, ketimbang tempat yang sulit dijangkau oleh pelanggan. Tentukanlah tempat yang tepat untuk toko produk/jasa kita. Yang perlu diperhatikan dalam menentukan tempat adalah lokasi mudah dijangkau, strategis dan jangkauan dukungan seperti website, telepon ,dll.

Promotion (Promosi) 
Promosi adalah hal terpenting dalam proses marketing. Kunci keberhasilan dalam proses pemasaran ditentukan oleh promosi ini. Karena promosilah yang pada dasarnya menawarkan produk atau jasa kita dipilih dan dibeli oleh pelanggan. Dalam melakukan promosi, ada beberapa hal yang umumnya dilakukan seperti periklanan, penjualan langsung,  public relations (hubungan masyarakat), media, serta penentuan anggaran.

People (orang)
adalah semua orang yang terlibat aktif dalam pelayanan dan mempengaruhi persepsi pembeli, nama, pribadi pelanggan, serta pelanggan-pelanggan lain yang ada dalam lingkungan service (layanan) jasa tersebut. People termasuk kegitan untuk karyawan mulai dari rekrutmen, diklat (pendidikan dan pelatihan), motivasi, balas jasa, kerja sama, serta pelanggan (customers )dan colon pelanggan.

Physical Evidence (bukti fisik)
adalah bukti keberadaan prusahaan. Seperti halnya simbol prusahaan, moto, visi, misi, fasilitas yang dimiliki (gedung kantor, dll.), laporan (keuangan, dokumen-dokumen, dll.), kartu nama, seragam karyawan, jaminan perusahaan, dan kekayaan perusahaan.

Process (proses)
yaitu keterlibatan pelanggan (customers) dalam pelayanan jasa, proses aktivitas, standar pelayanan, kesederhanaan, atau kompleksitas prosedur kerja yang ada di lingkungan prusahan jasa tersbut.

Pengaruh Marketing mix dalam suatu barang


            Marketing mix memang berlaku bagi semua barang / produk yang dijual. Namun, produk sendiri terbagi menjadi dua yaitu produk nyata bisa dilihan dan produk tidak nyata atau jasa hanya bisa dirasakan tapi tidak bisa dilihat, Dalam hal produk perlu diperhatikan kualitas, layanan, dan lain-lain karena konsumen ketika membeli bukan hanya sekedar ingin tapi juga membutuhkan dan harus kita perhatikan kualitas konsumen terhadap produk yang ditawarkan,

Orientasi pasar dalam suatu perusahaaan


Perusahaan yang mengadakan orientasi pasar cenderung akan menekankan kepada penjualan barang / jasa demi kelangsungan perusahaan, Perusahaan juga akan ditekan untuk dapat menjual produk mereka dengan berbagai cara, keuntungannya sendiri juga dari hasil banyaknya produk yang berhasil terjual. Semakin lama pasti akan semakin banyak saingan produk yang dihasilkan oleh perusahaan lain dengan produk yang sama, saat ini lah berubah dari orientasi produk menjadi orientasi pada pasar, Jika dilihat dari keberhasilan bisnis dalam jangka panjang, maka perusahaan yang tidak melakukan orintasi terhadap pasar lah yang akan bertahan. Perusahaan ini harus melakukan orientasi terhadap produk agar usahanya tetap berjalan dan hidup, maka perusahaan yang cenderung tidak menggunakan orientasi pada pasar menspesialisasikan untuk mengembangkan produk / jasa yang mereka buat. Usaha yang dilakukan adalah bagaimana cara mereka untuk meningkatkan daya saing produk di pasaran. Contohnya adalah Go-Jek, Setelah Go-Jek mulai terkenal di Indonesia, banyak perusahaan asing yang masuk ke Indonesia dengan bidang yang sama, yaitu penyelenggara transportasi. Dalam kasus ini, Go-Jek tidak tinggal diam, mereka berinovasi dengan fitur-fitur yang belum ada pada perusahaan asing pesaing nya. Mereka menyediakan fitur selain transportasi, seperti Go-Food, dimana kita bisa memesan makanan seperti delivery pada restoran tertentu tapi kita bisa memesan berbagai macam makanan di daerah sekitar tempat tinggal kita. Fitur ini sangat memberikan kepuasan terhadap konsumen Go-Jek, inovasi ini terbilang tepat karena rata-rata orang Indonesia adalah konsumen. Disamping memudahkan konsumen, dimana orang Indonesia cenderung lebih suka dilayani daripada melayani dirinya sendiri contohnya dengan memesan makanan pada aplikasi Go-Jek in, konsumen tidak usah keluar rumah untuk membeli makan, cukup memesan, menunggu dan membayar jasa serta makanan yang kita beli.

  • Masalah harga bagi perusahaan dapat memberikan dorongan kepada perusahaan dikarenakan perusahaan dituntut untuk membuat suatu produk dengan harga sedikit mungkin, tanpa mengurangi kualitas, sehingga sampai dengan konsumen dengan harga yang tidak cukup tinggi atau murah. Disamping ini juga perusahaan dituntut agar tidak rugi. Diperlukan peranan penting dalam produksi sebuah produk pada perusahaan. Bagian yang paling terpenting adalah bagian yang menyelenggarakan bahan pokok produk, sehingga mereka ditekankan untuk dapat bekerja sama dengan penyelenggara bahan pokok sehingga tercapailah bahan pokok produksi yang terbilang murah.
  • Pengaruh harga bagi konsumen sangatlah penting untuk menetapkan pembelian adalah mayoritas konsumen yang cenderung sensitif terhadap harga, namun juga mementingkan kualitas, merk, kualitas, kuantitas. Pendapat para konsumen tentang kualitas juga cenderung dipengaruhi oleh harga. Jika harga sebuah barang itu mahal, maka sudah pasti kualitas produknya sangat baik. 





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JAWABAN UTS MANAJEMEN PERPAJAKAN