Badan Usaha
Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis,
dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha
sangat sering disamakan atau identik dengan perusahaan, namun sebenarnya
memiliki perbedaan yang sangat besar. Perbedaan utamanya, Badan Usaha
adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu
mengelola faktor-faktor produksi. Jadi, Badan Usaha memiliki ruang
lingkup yang lebih besar karena sebuah badan usaha bisa memiliki satu
atau beberapa perusahaan.
Ada beberapa faktor - faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih bentuk badan usaha yang akan didirikan, yakni sebagai berikut :
- Batas
wewenang dan tanggung jawab pemilik
Ketika menjalankan bisnis, ada dua
hal yang sangat erat berkaitan, yaitu mengenai pengambilan keputusan dan batas
kewenangan dalam menjalankan bisnis. Karakter badan usaha sangat menentukan hal
ini. Karena tidak semua badan usaha memiliki pemisahan tanggung jawab antara pemilik
dengan badan usahanya. Ketika CV atau Firma dijadikan pilihan badan usaha, maka
ketika timbul suatu kerugian itu menjadi tanggung jawab pemiliknya hingga ke
harta pribadi. Berbeda badan usaha berbentuk PT (Perseroan Terbatas) yang
mengenal batasan tanggung jawab sebesar modal yang disetorkan. Semua pengusaha
tentu ingin memiliki kendali atas bisnisnya. Namun, setiap pengendalian
tersebut memiliki konsekuensi berupa tanggung jawab hukum sesuai dengan badan
usaha yang dipilihnya.
- Kemampuan
Keuangan dan Kemudahan Pendirian
Umumnya
mereka yang berbisnis dengan modal yang terbatas akan memilih pendirian badan
usaha yang prosesnya sederhana dan biaya sesuai dengan kemampuan keuangannya.
Kalau biaya untuk mendirikan PT tidak ada, mereka bisa mendirikan CV yang
biayanya lebih murah dan proses pendiriannya lebih sederhana. Sebagai gambaran biaya pendirian PT di Jakarta berkisar Rp 8 juta – Rp 15 juta, tergantung
dari skala usahanya. Sementara biaya pendirian CV di Jakarta adalah antara Rp
5juta – Rp 6 juta. Lagi-lagi yang perlu diingat, memilih mendirikan PT atau
mendirikan CV berkorelasi pada pertanggungjawaban pemilik badan usaha tersebut.
- Kemudahan
Memperoleh Modal
Dalam
bisnis, pemisahan keuangan pribadi dengan bisnis adalah hal mutlak. Salah satu
keuntungan badan usaha adalah dapat membuat rekening atas nama perusahaan
tersebut. Sehingga, untuk keperluan permodalan, akan dapat dengan mudah
mengajukan ke perbankan atau investor apabila arus kas yang telah berdiri
sendiri dan berjalan baik dari bisnis tersebut sudah diletakkan pada wadah
khusus, yaitu rekening perusahaan.
- Perkembangan
Usaha
Pengusaha haruslah visioner. Oleh
karena itu optimisme dalam mengembangkan bisnis juga merupakan pertimbangan
dalam memilih badan usaha. Meski awalnya tidak memiliki badan usaha, pemilik
Bebek Dower, Doni Tirtana, mengatakan akhirnya memilih mendirikan PT bagi
bisnisnya karena tuntutan dari pihak ketiga. Pendirian PT jadi keharusan karena
ketika bisnisnya berkembang dan bermitra dengan korporasi, menurut Doni,
biasanya mereka lebih nyaman bila bentuknya PT. Selain berbadan hukum, untuk
keperluan penagihan pajak akan lebih mudah. Jadi, seiring dengan perkembangan
bisnis, maka tidak hanya omset yang makin besar, namun resikonya juga makin
besar. Oleh karena itu perlu disesuaikan dan dipersiapkan strategi memilih
badan usaha yang tepat.
- Kewajiban
dari Undang-Undang
Dalam
bisnis tertentu, peraturan telah menggariskan adanya jenis badan usaha yang
harus dipilih untuk dapat menjalankan bisnis. Semisal dalam pendirian Bank dan
Rumah Sakit haruslah berbadan hukum PT. Dengan demikian, tidak ada pilihan bagi
pengusaha untuk memilih badan usaha lainnya.
Perusahaan perseorangan
Perusahaan perseorangan merupakan
bentuk badan usaha yang hanya dimiliki oleh satu orang dan menanggung seluruh
resiko secara pribadi. Manajemen perusahaan dikelola oleh pemilik, bahkan
terkadang jabatan-jabatan tertentu seperti: direktur, manajer, atau bahkan
sekaligus pelaksana harian di perusahaan tersebut dilakukan oleh pemilik.
keuntungan yang diperoleh jika
memilih perusahaan perseorangan adalah sebagai berikut:
- Pendirian perusahaan perseorangan sangat mudah dan
tidak berbelit-belit
- Perusahaan perseorangan cocok untuk usaha yang relatif
kecil atau mereka yang memiliki modal dan bidang usaha yang terbatas
- Tidak terlalu memerlukan akta formal (akta notaris),
sehingga pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya yang berlebihan
- Memilki keleluasaan dalam hal mengambil keputusan, baik
menentukan arah perusahaan atau hal-hal yang berkaitan dengan keuangan
perusahaan
- Dalam hal peraturan, tidak terlalu banyak peraturan
pemerintah yang mengatur perusahaan jenis ini, sehingga pemilik bebas
melakukan aktivitasnya
- Dalam hal pajak pemilik tidak perlu membayar pajak
badan, namun semua pendapatan tetap harus bayar pajak perorangan dan semua
keuntungan menjadi milik pemilik dan dapat digunakan secara bebas oleh
pemilik.
Sementara itu, keterbatasan atau
kerugian perusahaan perorangan antara lain dalam hal:
- Permodalan
Lebih sulit memperoleh modal, yang
artinya jika perusahaan perorangan ingin mendapatkan tambahan modal atau
investasi dari perbankan relatif sulit, terutama untuk jumlah yang besar.
- Ikut tender
Perusahaan perorangan relatif sulit
mengikuti tender, karena kesulitan untuk memenuhi persyaratan kelengkapan
dokumen dan jumlah dana yang tersedia.
- Tanggung jawab
Pemilik perusahaan perseorangan
bertanggung jawab terhadap utang perusahaan secara penuh.
- Kelangsungan hidup
Biasanya kelangsungan hidup atau
umur perusahaan relatif lebih singkat. Hal ini disebabkan sulitnya mencari
pengganti pemilik perusahaan apabila pemilik
meninggal dunia, sehingga terjadi kevakuman yang menyebabkan kelangsungan hidup
perusahaan berakhir.
- Sulit berkembang
Perusahaan akan sulit berkembang
jika menggunakan badan usaha perseorangan. Hal ini dikarenakan kesulitan dalam
mengelola usaha yang hanya berada dalam satu tangan. Sehingga jika ingin
memperbesar perusahaan harus mengubah badan usahanya terlebih dahulu.
Perseroan terbatas (PT)
suatu
badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham,
yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena
modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan
kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
Kelebihan perseroan terbatas
- Tanggung jawab yang terbatas dari para pemegang saham
terhadap utang-utang perusahaan
- Kelangsunga perusahaan sebagai badan hokum lebih
terjamin
- Memudahkan memindahkan hak milok dengan menjual saham
kepada orang lain
- Mudah memperoleh tambahan modal untuk memperluas volume
usaha
- Manajemen dan Spesialisasinya memungkinkan pengelolaan
sumber-sumber modal untuk menggunakan secara efisien.
Kekurangan perseroan terbatas
- Biaya pembentukannya relative tinggi
- Bagi sebagian besar orang PT di anggap kurang rahasia
dalam hal dapur perusahaan
- Pendirian perusahaan jauh lebih sulit daripada
mendirikan badan usaha lain
- PT merupakan subyek pajak tersendiri,tidak hanya
perusahaan yang terkena pajak,laba bersih yang di bagikan kepada pemegang
saham juga di kenakan pajak sebagai pajak pendapatan.
Melihat dari kelemahan yang dimiliki
dalam bentuk usaha perseorangan, bentuk ini hanya memiliki sedikit modal karena
hanya terdiri dari satu pemilik sehingga sukar untuk dikembangkan. Selain
keuntungan penuh yang diperoleh pemilik, kerugian penuh juga diraihnya karena
usaha hanya dimiliki seorang diri. Hidup dan mati usaha itu hanya ada di tangan
seseorang pendiri badan usaha tersebut. Sedangkan badan usaha bentuk perseroan
terbatas modalnya berasal dan dimiliki oleh beberapa orang yang jumlahnya
menjadi lebih banyak dibandingkan dengan perseorangan, dengan modal yang lebih
banyak inilah dapat diraih keuntungan yang lebih banyak pula. Dilihat dari
kelebihan yang dimiliki PT inilah pada akhirnya orang cenderung memilih bentuk
perusahaan tersebut.
Koperasi Lebih Cocok dengan Rakyat Indonesia
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.
Karena landasan negara Indonesia adalah gotong
royong. Berdasarkan pengalaman, kegiatan saling membantu (gotong royong,
solidaritas, dan perhitungan ekonomi) diantara individu dan usaha akan
lebih berhasil mengatasi permasalahan baik sosial maupun ekonomi. Apalagi
dalam menghadapi ekonomi pasar dimana persaingan pasar sangat ketat akan
menyebabkan UKM semakin tidak berdaya. Dalam ketidak berdayaan ekonomi
seperti ini kekuatan-kekuatan ekonomi seperti usaha besar akan
menguasai UKM baik dalam pemasaran hasil produksi maupun dalam penyediaan
sarana-sarana produksi.
Hal ini menyebabkan usaha-usaha kecil dan menengah harus bergabung dalam
suatu wadah (organisasi), dengan saling membantu dan bekerja sama tidak
saja untuk menghadapi oligopolies dan monopolis, tetapi juga untuk meningkatkan
kemampuan berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Organisasi tersebut
dinamakan koperasi. Dalam bab ini akan diuraikan sejarah perintisan
perkembangan organisasi koperasi yang dimulai dari Eropa dan disebar luaskan
keseluruh dunia termasuk Indonesia.
Para pelopor koperasi telah berhasil memprakarsai organisasi-organisasi
koperasi dan mengembangkan gerakan koperasi, gagasannya dan mengembangkan
struktur organisasi koperasi tertentu terutama yang dapat diadaptasikan sesuai
dengan kebutuhan-kebutuhan, kepentingan-kepentingan khusus dan pada situasi nyata
dari kelompok-kelompok orang-orang yang berbeda lingkungan ekonomis dan social
budaya. Mereka dalam mendirikan tipe koperasi tertentu dengan melalui proses
“trial and errors” yang akhirnya berhasil membentuk organisasi koperasi. Dalam
melaksanakan fungsi-fungsi inovatif sebagai pemrakarsa – pemrakarsa sebagai
pengusaha-pengusaha koperasi yang membuka jalaln disebut promotor
koperasi.
Faktor yang menyebabkan lambatnya kemajuan gerakan koperasi
Koperasi
di Indonesia dalam perkembangannya mengalami pasang dan surut. Padahal, upaya
pemerintah untuk memberdayakan Koperasi seolah tidak pernah habis. Bahkan, bisa
dinilai amat memanjakan. berbagai paket program bantuan dari pemerintah seperti
kredit program: KKop, Kredit Usaha Tani (KUT), pengalihan saham (satu persen)
dari perusahaan besar ke Koperasi, skim program KUK dari bank dan Kredit
Ketahanan Pangan (KKP) yang merupakan kredit komersial dari perbankan,
Permodalan Nasional Madani (PNM), terus mengalir untuk memberdayakan gerakan
ekonomi kerakyatan ini. Tak hanya bantuan program, ada institusi khusus yang
menangani di luar Dekopin, yaitu Menteri Negara Urusan Koperasi dan PKM
(Pengusaha Kecil Menengah), yang sebagai memacu gerakan ini untuk terus maju.
Namun, kenyataannya, Koperasi masih saja melekat dengan stigma ekonomi
marjinal, pelaku bisnis yang perlu “dikasihani”.
Beberapa
penyebab koperasi sulit untuk berkembang antara lain :
- Kurangnya
Partisipasi Anggota
Kurangnya
pendidikan serta pelatihan yang diberikan oleh pengurus kepada para anggota
koperasi ditengarai menjadi faktor utamanya, karena para pengurus beranggapan
hal tersebut tidak akan menghasilkan manfaat bagi diri mereka pribadi. Kegiatan
koperasi yang tidak berkembang membuat sumber modal menjadi terbatas.
Terbatasnya usaha ini akibat kurangnya dukungan serta kontribusi dari para
anggotanya untuk berpartisipasi membuat koperasi seperti stagnan.
- Sosialisasi
Koperasi
Tingkat
partisipasi anggota koperasi masih rendah, ini disebabkan sosialisasi yang
belum optimal. Masyarakat yang menjadi anggota hanya sebatas tahu koperasi itu
hanya untuk melayani konsumen seperti biasa, baik untuk barang konsumsi atau
pinjaman. Artinya masyarakat belum tahu esensi dari koperasi itu sendiri, baik
dari sistem permodalan maupun sistem kepemilikanya. Mereka belum tahu betul
bahwa dalam koperasi konsumen juga berarti pemilik, dan mereka berhak
berpartisipasi menyumbang saran demi kemajuan koperasi miliknya serta berhak
mengawasi kinerja pengurus.
- Manajemen koperasi
harus teliti dalam memilih pengurus maupun pengelola agar badan usaha yang
didirikan akan berkembang dengan baik. Ketidak profesionalan manajemen koperasi
banyak terjadi di koperasi koperasi yang anggota dan pengurusnya memiliki
tingkat pendidikan yang rendah. contohnya banyak terjadi pada KUD yang nota
bene di daerah terpencil. Banyak sekali KUD yang bangkrut karena manajemenya
kurang profesional baik itu dalam sistem kelola usahanya, dari segi sumberdaya
manusianya maupun finansialnya. Banyak terjadi KUD yang hanya menjadi tempat
bagi pengurusnya yang korupsi akan dana bantuan dari pemerintah yang banyak
mengucur.
- Permodalan Kendala
modal itu bisa jadi karena kurang adanya dukungan modal yang kuat dan dalam
atau bahkan sebaliknya terlalu tergantungnya modal dan sumber koperasi itu
sendiri. Jadi untuk keluar dari masalah tersebut harus dilakukan melalui
terobosan structural, maksudnya dilakukannya restrukturasi dalam penguasaan
factor produksi, khususnya permodalan.
- Sumber
Daya Manusia Dari
sisi keanggotaan, sering kali pendirian koperasi itu didasarkan pada dorongan
yang dipaksakan oleh pemerintah. Pengurus
yang dipilih dalam rapat anggota seringkali dipilih berdasarkan status sosial
dalam masyarakat itu sendiri. Dengan demikian pengelolaan koperasi dijalankan
dengan kurang adanya control yang ketat dari para anggotanya. Pengelola ynag
ditunjuk oleh pengurus seringkali diambil dari kalangan yang kurang
profesional. Sering kali pengelola yang diambil bukan dari yang berpengalaman
baik dari sisi akademis maupun penerapan dalam wirausaha.
- Kurangnya
Kesadaran MasyarakatKoperasi berkembang di indonesia bukan dari kesadaran masyarakat, tetapi muncul
dari dukungan pemerintah yang disosialisasikan ke bawah. Berbeda dengan yang di
luar negeri, koperasi terbentuk karena adanya kesadaran masyarakat untuk saling
membantu memenuhi kebutuhan dan mensejahterakan yang merupakan tujuan koperasi
itu sendiri, sehingga pemerintah tinggal menjadi pendukung dan pelindung saja.
- “Pemanjaan
Koperasi” Pemerintah
terlalu memanjakan koperasi, ini juga menjadi alasan kuat mengapa koperasi
Indonesia tidak maju maju. Koperasi banyak dibantu pemerintah lewat dana dana
segar tanpa ada pengawasan terhadap bantuan tersebut. Sifat bantuanya pun tidak
wajib dikembalikan. Tentu saja ini menjadi bantuan yang tidak mendidik,
koperasi menjadi ”manja” dan tidak mandiri hanya menunggu bantuan selanjutnya
dari pemerintah.
- Demokrasi
ekonomi yang kurang
Masih
ada banyak koperasi yang tidak diberikan keleluasaan dalam menjalankan setiap
tindakannya. Setiap koperasi seharusnya dapat secara leluasa memberikan
pelayanan terhadap masyarakat, karena koperasi sangat membantu meningkatkan
tingkat kesejahteraan rakyat oleh segala jasa – jasa yang diberikan, tetapi hal
tersebut sangat jauh dari apa ayang kita piirkan.
Usaha - usaha yang bergerak dalam komoditi
yang maju saat ini, antara lain :
Komoditas adalah sesuatu benda nyata yang
relatif mudah diperdagangkan, dapat diserahkan secara fisik, dapat disimpan
untuk suatu jangka waktu tertentu dan dapat dipertukarkan dengan produk lainnya
dengan jenis yang sama, yang biasanya dapat dibeli atau dijual oleh investor
melalui bursa berjangka. Secara lebih umum, komoditas adalah suatu produk yang
diperdagangkan, termasuk valuta asing, instrumen keuangan dan indeks.
Komoditas yaitu harga adalah
ditentukan oleh penawaran dan permintaan pasar bukannya ditentukan oleh
penyalur ataupun penjual dan harga tersebut adalah berdasarkan perhitungan
harga masing-masing pelaku Komoditas contohnya adalah (namun tidak terbatas
pada) : mineral dan produk pertanian seperti bijih besi, minyak, ethanol,
gula, kopi, aluminium, beras, gandum, emas, berlian atau perak, tetapi juga ada
yang disebut produk "commoditized" (tidak lagi dibedakan berdasarkan
merek) seperti komputer.
Beberapa contoh bentuk- bentuk usaha
yang bergerak dalam komoditi yang maju saat ini :
- Bisnis Online
Bagi anda
yang melek dengan perkembangan dan kemajuan tekhnologi, sudah saat nya untuk
berbisnis secara online. Banyak sekali peluang dan kesempatan sukses yang bisa
anda raih dengan membuat bisnis online apapun. Jika saat ini anda masih awam
dalam hal bisnis online, anda tidak perlu khawatir. Anda dapat belajar secara
otodidak lewat artikel artikel yang banyak bertebaran di internet.
- Jasa Kurir
Dalam
dunia yang di warnai dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat serta
persaingan global yang semakin sengit, peran jasa kurir semakin penting untuk
menunjang, mendoong bahkan mengerakkan berbagai sektor kehidupan. Saat ini
banyak sekali perusahaan yang menggunakan jasa kurir untuk mengantarkan
berbagai dokumen atau barang.
- Bisnis Pulsa Elektrik
Sekarang
ini, isi ulang pulsa elektrik dapat ditemukan di manapun karena usaha ini
sangat mudah dan sederhana untuk dilakukan. Anda yang ingin menjalankan bisnis
ini tidak memerlukan banyak tenaga, hanya dengan bermodalkan telepon genggam
dan uang minimal Rp 100.000,. Anda sudah dapat memulainya. Konsumen perdana
Anda dapat dimulai dari kalangan keluarga, teman, ataupun tetangga.
Usaha
Penjualan Produk Kerajinan
Usaha
kerajinan dari waktu ke waktu semakin berkembang dengan bertambahnya variasi
produk yang dihasilkan.Peminat produk kerajinan tidak terbatas hanya pada pasar
lokal saja tetapi sudah menjangkau berbagai belahan dunia.Melihat potensi pasar
kerajinan yang masih menguntungkan maka masih masuk dalam kategori peluang
bisnis yang harus dimanfaatkan pada tahun 2014.
Kreatifitas
dalam mengembangkan ide untuk mendapatkan inovasi produk yang menarik perlu dilakukan
oleh para pengrajin agar semakin menarik minat konsumen. Pemanfaatan bahan baku
juga salah satu ide yang menguntungkan khususnya untuk produk daur ulang.
Disekitar kita banyak sekali barang tak terpakai yang seringnya menjadi limbah
sampah.Melihat kondisi tersebut seharusnya bisa menjadi sumber ide untuk
menciptakan berbagai jenis barang-barang kerajinan yang menarik dan berguna.
-
Usaha
Penjualan Makanan Organik
Jenis
produk makanan ini dihasilkan tanpa menggunakan bahan kimia sintetis modern
seperti pupuk, dan tidak melalui proses bahan kimia tambahan pada tahapan
pengemasan akhir. Kecenderungan saat ini jumlah orang yang peduli dengan
kualitas makanan yang mereka konsumsi semakin meningkat.Pertimbangan soal
keamanan makanan yang mereka konsumsi hingga kesehatan menjadi suatu prioritas
jaman sekarang.Berdasarkan hal tersebut maka peluang usaha pada produk makanan
organik menjadi menguntungkan dimasa mendatang terutama untuk tahun 2014.
Contoh
sederhana pemanfaatan pekarangan atau kebun untuk menanam tanaman sayuran dan
buah-buahan dengan menggunakan pupuk alami.Selain itu juga bisa digunakan untuk
beternak ayam kampung yang bisa diambil daging dan telurnya.Untuk produk bahan
makanan pokok seperti beras organik juga bisa dibudidayakan.Selain itu anda
juga bisa membuka gerai, warung, atau toko yang khusus menjual bahan-bahan
makanan organik. Hal ini bisa dirintis sejak sekarang karena peluang masa depan
sangat menguntungkan.