Pengalaman
PPSPPT di Universitas Gunadarma
Setelah lulus SMA, ada yang
berniat untuk melanjutkannya ke perguruan tinggi dan ada juga yang memilih
untuk terjun langsung ke dunia kerja.Saya memilih untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta. Saya memilih Universitas Gunadarma (biasa disebut Gundar) yang ada di Margonda,Depok. Kenapa saya memilih Gundar? Saya memilih melanjutkan S1 di Gunadarma karena mendapatkan beasiswa dari Universitas tersebut. Selain itu, Gunadarma merupakan kampus swasta terbagus yang ada di dekat rumah saya. Saya memilih untuk masuk ke fakultas ekonomi dengan jurusan akuntansi.
Singkat cerita, semua urusan pendaftaran dan penyuluhan sebagai syarat menjadi mahasiswa kampus tersebut sudah terselesaikan.. Di universitas ini ada penyuluhan khusus untuk para mahasiswa baru, biasa disebut PPSPPT. mungkin zaman dulu lebih dikenal dengan OSPEK.. mirip seperti itu tetapi berbeda konsepnya. Apa yang membuatnya berbeda? Kalau OSPEK identik dengan hal hal konyol yang menjurus ke arah pembullyan.. tetapi di Universitas ini lebih ke arah pengenalan seputar kampus dan informasi UKM yang ada.
saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam mengikuti PPSPPT..
Sebelum hari H, informasi-informasi seputar barang-barang dan peralatan yang harus dibawa dipublikasikan melalui akun instagram BEM FEUG (Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma). Hal yang harus dibawa tidak terlalu susah dicari. Hanya Name Tag, Pita, dan kertas Asturo berwarna orange (warna bendera untuk fakultas ekonomi)
PPSPPT untuk fakultas saya jatuh pada tanggal 23 September 2016 tepat di hari Jumat pada pukul 7 pagi. PPSPPT fakultas saya berbarengan dengan PPSPPT untuk fakultas ilmu komunikasi. Saya mempunyai teman yang mengambil jurusan ilmu komunikasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kampus H Gunadarma yang ada di daerah Kelapa Dua.
Pagi harinya, kami sudah siap-siap berpakaian sesuai syaratnya. Yakni kemeja putih dan rok panjang hitam. Karena kami berdua berhijab, tidak ada syarat rambut harus diikat menjadi dua bagian dengan pita.. kami hanya diwajibkan menyematkan pita di kerudung putih yang dikenakan.
Karena tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan pribadi, kami berdua menggunakan angkutan umum.. dijalan kami terkena macet. Karena waktu telah menunjukkan pukul 7, kami memutuskan untuk berjalan kaki karena sudah dekat. Sesampainya di depan gerbang kampus H, kami diperiksa kelengkapan atributnya, lalu dibimbing untuk mengikuti barisan yang ada untuk menuju Sport Center.
Pada saat berbaris, senior yang menjabat sebagai anggota BEM melihat dengan detail pakaian yang kami gunakan.. ada yang ditarik untuk dipakaikan kantong plastic (kami menyebutnya “manusia kresek”). Biasanya yang dipakaikan kresek adalah mahasiswa baru yang bajunya transparan dan terlalu ketat. Syukur Alhamdulillah saya berhasil lolos dari semua tahap pengecekan.
Acara dimulai pada pukul 8.00, Diawali dengan 2 orang MC yang merupakan anggota BEM juga sepertinya. Mereka membuat acara menjadi lebih semangat dengan yel-yel maupun sapaan semangat lainnya. Penyambutan dari ketua BEM , Presiden BEM, dan dilanjutkan dengan pengenalan beberapa anggota BEM FEUG yang hadir saat itu.
Acara pengenalan saat itu sangat seru karena kami harus membuat surat cinta untuk anggota BEM yang memperkenalkan diri. Hanya salah satu dari mereka dan harus lawan jenis. Setelah mengumpulkan surat tersebut, ada flashmob yang di lakukan oleh beberapa pengurus dari fakultas ekonomi yang memakai almet. Mereka menari dengan semangat dan cukup menghibur kami para mahasiswa baru dengan keseruan mereka.
Acara dilanjutkan dengan pengenalan forum maupun UKM yang ada di Gunadarma. Banyak yang memberikan hadiah atas pertanyaan yg diajukan. Selanjutnya ada pembimbingan dari 5 dosen yang khusus dihadirkan saat itu. Karena di Universitas Gunadarma, jurusan dalam Fakultas Ekonomi ada dua yaitu Manajemen dan Akuntansi. Seusai perkuliahan singkat dari para dosen, kami serentak mendengarkan dan menyimak rekaman dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pak Anies Baswedan.
Setelah istirahat dan sholat, kami melanjutkan kegiatan dengan bermain games, menunjuk siapa Queen dan King dalam PPSPPT 2016 . Ada pembacaan puisi yang dilakukan oleh salah satu pengurus acara. Puisi tersebut dibacakan dengan penuh semangat mahasiswa. Saya sebagai siswa yang baru resmi menjadi mahasiwa akhirnya mengerti bagaimana seharusnya bersikap.
Di akhir acara, kertas karton yang kami bawa digunakan untuk membuat tulisan FEUG 2016 dengan susunan yang diatur oleh pengurus acara. Dari hasil yang saya lihat di akun instagramnya sangat memuaskan. Acara PPSPPT berakhir pada pukul 4 sore. Kami pulang dengan muka lelah dan penuh semangat Mahasiswa.
Sekian cerita pengalamanku dalam acara PPSPPT di Universitas Gunadarma. Semoga kalian suka dengan ceritanya.
Terimakasih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar